Lima Teknologi Utama Switch LAN

Lima Teknologi Utama Switch LAN

Karena switch LAN menggunakan switching sirkuit virtual, secara teknis switch ini dapat memastikan bahwa bandwidth di antara semua port input dan output tidak saling berebut, sehingga memungkinkan transmisi data berkecepatan tinggi antar port tanpa menimbulkan hambatan transmisi. Hal ini sangat meningkatkan throughput data titik informasi jaringan dan mengoptimalkan sistem jaringan secara keseluruhan. Artikel ini menjelaskan lima teknologi utama yang terlibat.

1. ASIC (Sirkuit Terpadu Khusus Aplikasi) yang Dapat Diprogram

Ini adalah chip sirkuit terpadu khusus yang dirancang untuk mengoptimalkan switching Layer-2. Ini adalah teknologi integrasi inti yang digunakan dalam solusi jaringan saat ini. Berbagai fungsi dapat diintegrasikan ke dalam satu chip, menawarkan keunggulan seperti desain sederhana, keandalan tinggi, konsumsi daya rendah, kinerja lebih tinggi, dan biaya lebih rendah. Chip ASIC yang dapat diprogram dan banyak digunakan dalam switch LAN dapat dikustomisasi oleh produsen—atau bahkan oleh pengguna—untuk memenuhi kebutuhan aplikasi. Chip ini telah menjadi salah satu teknologi kunci dalam aplikasi switch LAN.

2. Saluran Pipa Terdistribusi

Dengan pipelining terdistribusi, beberapa mesin penerusan terdistribusi dapat dengan cepat dan independen meneruskan paket masing-masing. Dalam satu pipeline, beberapa chip ASIC dapat memproses beberapa frame secara bersamaan. Konkurensi dan pipelining ini meningkatkan kinerja penerusan ke tingkat yang baru, mencapai kinerja kecepatan jalur untuk lalu lintas unicast, broadcast, dan multicast di semua port. Oleh karena itu, pipelining terdistribusi merupakan faktor penting dalam meningkatkan kecepatan switching LAN.

3. Memori yang Dapat Diperluas Secara Dinamis

Untuk produk switching LAN tingkat lanjut, kinerja tinggi dan fungsionalitas berkualitas tinggi seringkali bergantung pada sistem memori yang cerdas. Teknologi memori yang dapat diskalakan secara dinamis memungkinkan switch untuk memperluas kapasitas memori secara langsung sesuai dengan kebutuhan lalu lintas. Pada switch Layer-3, sebagian memori secara langsung terkait dengan mesin penerusan (forwarding engine), memungkinkan penambahan lebih banyak modul antarmuka. Seiring bertambahnya jumlah mesin penerusan, memori yang terkait akan meluas sesuai kebutuhan. Melalui pemrosesan ASIC berbasis pipeline, buffer dapat dibangun secara dinamis untuk meningkatkan pemanfaatan memori dan mencegah kehilangan paket selama lonjakan data yang besar.

4. Mekanisme Antrian Tingkat Lanjut

Seberapa canggih pun perangkat jaringan, ia tetap akan mengalami kemacetan di segmen jaringan yang terhubung. Secara tradisional, lalu lintas pada suatu port disimpan dalam antrian keluaran tunggal, diproses secara ketat dalam urutan FIFO tanpa memperhatikan prioritas. Ketika antrian penuh, paket berlebih akan dibuang; ketika antrian memanjang, penundaan meningkat. Mekanisme antrian tradisional ini menimbulkan kesulitan bagi aplikasi real-time dan multimedia.
Oleh karena itu, banyak vendor telah mengembangkan teknologi antrian canggih untuk mendukung layanan yang berbeda pada segmen Ethernet, sambil mengendalikan penundaan dan jitter. Ini dapat mencakup beberapa tingkat antrian per port, memungkinkan diferensiasi tingkat lalu lintas yang lebih baik. Paket data multimedia dan real-time ditempatkan dalam antrian prioritas tinggi, dan dengan antrian adil berbobot, antrian ini diproses lebih sering—tanpa sepenuhnya mengabaikan lalu lintas prioritas rendah. Pengguna aplikasi tradisional tidak merasakan perubahan waktu respons atau throughput, sementara pengguna yang menjalankan aplikasi yang sensitif terhadap waktu menerima respons tepat waktu.

5. Klasifikasi Lalu Lintas Otomatis

Dalam transmisi jaringan, beberapa aliran data lebih penting daripada yang lain. Switch LAN Layer-3 telah mulai mengadopsi teknologi klasifikasi lalu lintas otomatis untuk membedakan antara berbagai jenis dan prioritas lalu lintas. Praktik menunjukkan bahwa dengan klasifikasi otomatis, switch dapat menginstruksikan pipeline pemrosesan paket untuk membedakan aliran yang ditentukan pengguna, sehingga mencapai latensi rendah dan penerusan prioritas tinggi. Hal ini tidak hanya memberikan kontrol dan manajemen yang efektif untuk aliran lalu lintas khusus, tetapi juga membantu mencegah kemacetan jaringan.


Waktu posting: 20 November 2025

  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: